Pemerintah tengah fokus melakukan reformasi sistem pendidikan di Indonesia dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).

Salah satu upaya mengakselerasi peningkatan kompetensi SDM industri adalah melakui pelaksanaan program pendidikan dan pelatihan vokasi yang link and match antara industri dengan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Komitmen jangka panjang yang saling menguntungkan antara sekolah menengah kejuruan (SMK) dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) menjadi syarat mutlak keberhasilan pendidikan vokasi. Sebagai upaya mewujudkan link and match antara SMK dengan DUDI, sesuai amanat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2016 tentang Revitalisasi SMK maka kemitraan strategis di antara kedua pihak perlu terus dibina dan diperkuat.

Bertempat di Aula Gedung C Lt. 4 SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Sabtu (23/02) lebih dari 20 Institusi pasangan Dunia Usaha/Dunia Industri, diantaranya PT. Akebono Brake Astra Indonesia, PT. Mandom Indonesia, PT. Isuzu Astra Motor Indonesia, PT. Morita Tjokro Gearindo, Majelis Sekolah, Pengawas SMK DKI Jakarta Drs. Sugeng Priyana, M.M. dan Kasi Dikmen Wilayah 1 Jakarta Timur.  

Dalam agenda pertemuan ini membahas mulai dari Evaluasi kerjasama industri hingga Persiapan Uji Kompetensi Keahlian (UKK). Kepala SMK Dinamika Pembangunan 2 Jakarta Saman, S.E dalam sambutannya menyampaikan tentang kesiapan dan progres dalam menghadapi kegiatan Uji Kompetensi Keahlian (UKK), kegiatan UKK ini tidak terlepas dari sinergi antara sekolah dan Dunia Usaha/Dunia Indutsri, untuk itu dengan kegiatan pertemuan ini kami mengharapkan adanya komunikasi yang intensif dan lebih sinergi dalam menyongsong Revitalisasi SMK.

LINK AND MATCH DUNIA USAHA/DUNIA INDUSTRI
Mewujudkan Link and Match antara SMK dengan Dunia Usaha/Dunia Industri